Kamis, 07 April 2016

Tugas 1 Jurnal



DESKRIPSI:

Jurnal ini menjelaskan tentang olahraga futsal secara umum yang dimana saat-saat sekarang ini sedaang banyak digemari oleh hampir semua lapisan masyarakat mulai dari orang tua, remaja, orang dewasa, bahkan anak kecil sekalipun senang dengan olahraga yang hampir mirip dengan sepak bola ini yaitu futsal. tentu dengan semakin digemarinya pula banyak orang yang memanfaatkan olahraga ini menjadi salah satu dari wirausahanya, misalnya adalah membangun sebuah lapangan futsal. Dengan banyaknya permintaan akan ketersediaan lapangan futsal maka para pengusaha lapangan pun berlomba-lomba membangun lapangan futsal yang berkualitas dengan diberikannya banyak fasilitas untuk menunjang permainan futsal itu sendiri. Salah satu fasilitas yang paling penting adalah kondisi dari lapangannya itu sendiri, bagaimana kondisi dari lapangannya itu apakah sesuai dengan standar nasional bahkan standar internasional sekalipun. Banyak jenisnya dari lapangan futsal itu sendiri, adanya yang hanya lapangan semen biasa atau pluran biasa orang bilang, ada yang dari rumput sintetis, ada yang berbentuk vinyil yang terbuat dari bahan pelastik keras kemudian disusun sendiri, bahkan ada yang dari karpet berbahan karet, tentunya karpet khusus lapangan bukan karpet-karpet yang biasa kita jumpai. untuk lebih jelasnya tentang semua itu maka anda bisa langsung lihat dan membacanya sendiri pada jurnal yang telah di upload tersebut.

METODE :

Penelitian ini merupakan penelitian jenis kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 6513 orang. Sampel sebanyak 298 orang. Dalam penelitian ini terdapat 44 lapangan futsal dari 38
tempat futsal. Berikut penjelasannya : jenis vinyil terdapat 1 lapangan, jenis parquette terdapat 4 lapangan, jenis rumput sintetis terdapat 15 lapangan dan jenis semen tedapat 24 lapangan. Peneliti
memproporsionalkan lapangan futsal sehingga mendapatk 22 lapangan futsal yang dijadikan tempat penelitian, yaitu 1 jenis lapangan vinyil, 2 jenis lapangan parquette, 7 jenis lapangan rumput sintetis dan 12 jenis lapangan semen. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak dan proporsional (proporsional random sampling) yaitu mengambil populasi penelitian yang diambil dari masing-masing tempat futsal yang memiliki jenis lapangan yang termasuk dalam karakteristik penelitian. Pengambilan data penelitian untuk mengetahui minat bermain futsal di jenis lapangan vinyil, parquette, rumput sintetis dan semen pada pengguna lapangan di Semarang menggunakan angket yang ditujukan kepada pengguna lapangan yang sebelumnya sudah diproporsionalkan, yaitu 10 pengguna lapangan di jenis lapangan vinyil, 34 pengguna lapangan di jenis lapangan parquette, 98 pengguna lapangan di jenis lapangan rumput sintetis dan 156 pengguna lapangan di jenis lapangan semen. Instrumen penelitian angket digunakan untuk mengumpulkan data tentang minat bermain futsal. Instrumen penelitian observasi digunakan untuk mengetahui jumlah jenis lapangan vinyil, parquette, rumput sintetis dan semen, kondisi lapangan futsal (vinyil, parquette, rumput sintetis dan semen) dan kegiatan bermain futsal di lapangan futsal (vinyil, parquette, rumput sintetis dan semen) di Semarang. Instrumen dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data tentang jumlah pengguna lapangan di tempat futsal, jadwal bermain, harga sewa lapangan perjam dan lokasi tempat futsal.

KESIMPULAN :

Pada jurnal diatas membahas tentang futsal dan jenis-jenis lapangan futsal mulai dari jenis vinyil, jenis parquette, dan jenis semen. yang dimana pada jurnal diatas dilakukan proses angket untuk mengetahui banyaknya lapangan futsal dari jenis jenis tersebut kemudian disalin dan dilihat datanya untuk mengetahui berapa jumlah lapangan futsal yang ada di Semarang, kemudian ada jenis lapangannya, jadwal bermain, sewa lapangan, dan lokasi tempat futsalnya itu sendiri sehingga nantia kita bisa mengetahui minat orang-orang, terlebih lagi para pecinta futsal di semarang tentang minat mereka untuk bermain futsal itu sendiri.





Selasa, 29 Maret 2016

Tutorial, Langkah-Langkah & Hasil Uji Coba Crimping

Cara Crimping Kabel UTP ke RJ-45 (Straight dan Cross)

Cara Crimping Kabel UTP ke RJ45 (Straight dan Cross). Setelah mengetahui Berbagai Kabel Jaringan Komputer Lan,  kita akan melakukan crimping terhadap kabel UTP menggunakan konektor RJ-45 agar bisa digunakan untuk menghubungkan hardware komputer.

nah, sebelum kita mulai, bahan-bahan yang harus dipersiapkan adalah kabel utp, konektor RJ-45, dan Tang crimping dan kalo lebih bagus kalo kamu ada Lan Tester untuk menguji kabel, jika tidak, masih bisa menggunakan cara lain untuk menguji nya..

Cara Crimping Kabel UTP ke RG-45
Tang Crimping




Cara Crimping Kabel UTP ke RG-45
Kabel UTP


Cara Crimping Kabel UTP ke RG-45
Lan Tester


Cara Crimping Kabel UTP ke RG-45
RJ-45
Kabel UTP terdiri dari 2 jenis, yaitu Straight dan Cross, kabel straight digunakan untuk menghubungkan dua buah hardware yang berbeda seperti menghubungkan PC ke Switch/Hub, dan kabel Cross digunakan untuk menghubungkan dua buah hardware yang sama seperti dari PC ke PC, Laptop ke Laptop.Cara Crimping Kabel UTP ke RJ-45
Cara Crimping Kabel UTP ke RG-45
Cara Crimping Kabel UTP ke RG-45 
Untuk membuat kabel Straight, susunan warna yang digunakan adalah :
Sususan warna pada ujung 1 = Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat
Sususan warna pada ujing 2 sama dengan ujung 1.
Untuk membuat kabel Cross, susunan warna yang digunakan adalah :
Susunan warna pada ujung 1 = Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat
Susunan warna pada ujung 2 yaitu = Putih Hijau, Hijau, Putih Orange, Biru, Putih Biru, Orange, Putih Coklat, Coklat.

LANGKAH LANGKAH CRIMPING KABEL STRAIGHT DAN CROSS.

Cara Crimping Kabel UTP ke RJ-45
1. Kupas kulit kabel selebar 2 cm.
2. Susun rapi delapan kabel yang terdapat didalam sesuai dengan gambar dan penjelasan diatas.
3. Luruskan kabel yang masih kusut.
4. Ratakan ujung kabel dengan memotong nya menggunakan tang crimping.
5. Setelah yakin urutan warna benar dan ujung kabel sudah rata, masukan kabel kedalam konektor RJ-45 , pastikan ujung kabel menyentuh ujung RJ-45, dan jepitlah menggunakan Tang Crimping.
6. Setelah menyelesaikan kedua ujung kabel, uji menggunakan Lan tester, jika semua lampu menyala, berarti kabel tersebut telah di crimping dengan benar dan bisa digunakan.

Hasil Uji Coba Kabel LAN dengan 10 PC dengan IP Adress yang Berbeda

Pada postingan kali ini, saya akan memberikan hasil uji coba menggunakan kabel Crimping-an yang langkah-langkah nya sudah saya posting minggu lalu. Jenis kabel yang digunakan adalah Straight dan Cross. Lalu hubungkan dengan PC atau Netbook dan cek hasil PING serta hasil File Sharing nya.
Untuk tabel hasil uji coba nya, buat kolom Susunan Kabel, IP Tujuan, Hasil PING, dan yang terakhir Hasil File Sharing. Cek hasilnya dengan menggunakan CMD (Command Prompt) dan masukkan ke dalam tabel. Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini... 


Tabel Uji Coba Kabel UTP

No.
Susunan Kabel
IP Tujuan
Hasil PING
Hasil File Sharing
1
Straight-Strainght
192.168.43.9
Reply
Success
2
Straight-Strainght
192.168.1.3
Reply
Success
3
Straight-Strainght
192.168.8.2
Reply
Success
4
Straight-Strainght
192.168.1.2
Reply
Success
5
Straigh-Cross
172.50.9.23
RTO
Failed
6
Straigh-Cross
192.168.5.17
Reply
Success
7
Straigh-Cross
16.5.2.45
Reply
Success
8
Cross-Cross
10.10.1.10
RTO
Failed
9
Cross-Cross
172.168.3.7
Reply
Success
10
Cross-Cross
192.168.2.6
Reply
Success

sumber :

Minggu, 27 Maret 2016

Tugas 2

Paragraf adalah bagian suatu karangan yang mengandung satu kalimat utama dan beberapa kalimat penjelas.Bedasarkan letak kalimat utama dan penjelasnya paragraf dibagi menjadi paragraf deduktif dan paragraf induktif.

Pengertian paragraf deduktif

Paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf, kemudian diikuti kalimat kalimat penjelas.
Contoh paragraf deduktif :
Contoh 1
      Pemuda warga desa Teluk Pucung memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul - kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama  yaitu , Pemuda warga desa tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib.
1. Silogisme Kategorial
Silogisme yang terdiiri dari tiga proposisi (premis) kategoris.
Contoh : 
- Semua pemain futsal adalah atlit. Adit adalah pemain ipc pelindo. Adit adalah seorang atlit futsal yang bermain di ipc Pelindo.
2. Silogisme hipotetik
Yang dimaksud dengan silogisme hipotetik itu adalah suatu argumen/pendapat yang premis mayornya berupa proposisi hipotetik, sedangkan premis minornya adalah proposisi katagorik.
Contoh :
- Apabila sangat lapar saya makan nasi (mayor). Sekarang saya sangat lapar lapar (minor). Saya lapar makan nasi (konklusi).
3. Silogisme alternatif
Silogisme alternatif adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif itu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya.

Contoh :
- Andre tinggal di bekasi atau Malang. Andre tinggal di Malang. Jadi, dimas tidak tinggal di Bekasi

4. Entimen
Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulannya.

Contoh:
- Yodi berhak mendapatkan peringkat satu karena dia telah berusaha keras dalam belajar. Yodi telah berusaha keras dalam belajar, karena itu jodi layak mendapatkan peringkat satu.

Paragraf Induktif
adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi penjelasan-penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat utama. berikut 3 jenis kalimat induktif :
1. Pola Generalisasi merupakan pola paragraf yang bersifat mengembangkan kalimat (peristiwa) khusus dengan hasil berupa kesimpulan yang memiliki sifat lebih umum.
Contoh paragraf induktif pola generalisasi:
Setelah hasil ujian farmakologi mahasiswa farmasi semester dua dibagikan, ternyata Andi, Budi, Chandra dan Dony mendapatkan nilai sembilan. Mahasiswa lain hanya kebanyakan hanya mendapat nilai delapan. Hanya satu orang yang tidak mendapatkan nilai karena sedang sakit ketika ujian berlangsung. Maka dari itu, bisa kita simpulkan bahwa mahasiswa farmasi semester dua cukup memahami terhadap mata kuliah farmakologi.



2. Pola Analogi merupakan pola dalam menyusun paragraf untuk memperbandingkan dua objek yang bersifat kurang lebih sama. Pola analogi ini beranggapan jika memiliki persamaan pada sisi tertentu, tentu juga akan ada persamaan lain di sisi lainnya.
Contoh paragraf induktif pola Analogi:
Alam raya yang kita ketahui beroperasi dengan teratur, sama halnya dengan sebuah mesin. Bintang, planet dan satelitnya serta jutaan benda langit lainnya berorbit dengan teratur dalam keteraturan, seperti roda mesin yang berputar dengan teratur. Mesin yang presisi tersebut dibuat oleh manusia. Tidakkah aneh jika semesta yang luar biasa ini tidak ada penciptanya? Tentu saja ada penciptanya; Sang Maha Pencipta dan Maha Berkuasa; Allah SWT. Mesin yang dibuat dengan penuh harapan tentu si pembuatnya sangat sayang. Begitu pula dengan Allah SWT yang sayang dengan hamba-hambanya yang beriman dan bertaqwa.



3. Pola Hubungan Kausal merupakan pola yang digunakan dalam menyusun suatu paragraf berdasarkan beberapa fakta yang mempunyai hubungan sebab dan akibat (Pola Sebab-Akibat). Misalnya, jika tidur terlalu larut, kita bisa bangun kesiangan untuk ke sekolah. atau Nina mengurus kartu BPJS karena diwajibkan di tempat kerjanya. Dalam pola hubungan kausal, terdapat 3 sebab dan akibat, yakni:
Sebab – Akibat
Peristiwa atau kejadian X mengakibatkan peristiwa atau kejadian Y. Diawali dari peristiwa atau kejadian yang menjadi “sebab” dan diakhiri oleh kesimpulan yang menjadi “akibat”.
Contoh paragraf induktif Pola Hubungan Kausal Sebab-Akibat:
Selama kuliah di jurusan Farmasi, tidak pernah sekalipun Nancy terlihat serius dalam proses perkuliahan. Mungkin karena Nancy beranggapan bahwa dirinya tidak cocok kuliah di Farmasi karena lebih menyukai ilmu politik. Akibatnya, prestasi dan nilainya kurang memuaskan di semua mata kuliah farmasi.

daftar pustakan :

Senin, 26 Oktober 2015

NAMA : FAJAR SYAIFUL BAHRI
KELAS : 3KA33
NPM     : 13113170




CARA MEMBUAT GARIS VERTICAL, HORIZONTAL, DAN DIAGONAL PADA OPEN GL 

Penjelasan Tentang Open GL

OpenGL singkatan dari Open Graphics Library adalah bahasa grafis 3D yang di kembangkan oleh Silicon Graphic. Sebelum openGl tersedia,pengembang perangkat lunak harus menulis kode grafis 3D untuk setiap platform sistem operasi dan perangkat keras grafis yang berbeda. Namun,dengan OpenGL pengembang dapat membuat grafis dan efek khusus yang akan muncul hampir identik dengan sistem operasi atau perangkat keras yang mendukung OpenGL. Hal ini membuat pengembang game 3D dan program 3D untuk lebih mudah bagi mereka membuat membuat game dan program tersebut untuk berbagai platform. Jadi bagaimna tepatnya kerja OpenGL??..Ketika programer menulis kode OpenGL,mereka menentukan seperangkat perintah. Setiap perintah mengeksekusi drawing action dan menciptakan efek khusus. Dengan menggunakan ratusan bahkan ribuan perntah OpenGL,programer dapat membuat 3D world yang mencakup efek khusus seperti texture mapping,transparansi,hidden surface removal,antialiasing,kabut,dan efek pencahayaan. Jumlah yang tidak terbatas untuk viewing dan modeling transformation dapat di terapkan ke objek OpenGL.

Berikut adalah langkah-langkah atau cara cara untuk membuat garis vertical, horizontal, dan diagonal melalui c++ pada open gl :

1. Pertama klik file, lalu pilih new, kemudian pilih project.




2. Kemudianpilih new project setelah itu klik pilihan multimedia dan pilih OpenGL, pilih c++ project lalu klik OK.



3.Selanjutnya kita save foldernya di folder mana saja bebas dan dengan nama file yang bebas terserah anda juga, setelah itu kemudian save.



4. Selah kita save kemudian kita masuk ke codingannya, terserah anda mau buat garis apa dahulu, kelau saya pertama adalah membuat garis vertical dengan codingan seperti gambar dibawah ini :



Output Program Garis Vertical :


5. Kemudian selanjutnya adalah membuat garis horizontal dengan codingan seperti gambar dibawah ini :



Output Program Garis Horizontal :


5. Dan yang terakhir adalah kita membuat garis diagonal yang dimana codingannya adalah seperti gambar dibawah ini :


Output Program Garis Diagonal :


Demikian Program tentang garis vertical, horizontal, dan diagonal yang dibuat melalui OpenGL dengan codingan-codingan seperti contoh diatas semoga bermanfaat dan bisa menjadi pembelajaran buat diri sendiri maupun buat siapapun.

Minggu, 27 September 2015

Peranan Bahasa Indonesia Dalam Kaitannya dengan Jurusan Sistem Informasi, Fungsi Bahasa Indonesia, dan Perkembangan Bahasa Indonesia dan IPTEK

Sebelum kita masuk kedalam inti dari pembahasan saya akan jelaskan dahulu pengertian dari masing-masingnya.

Bahasa
Ditinjau secara umum,bahasa dapat diartikan sebagai ucapan,pikiran dan perasaan seseorang yang disampaikan secara teratur dan digunakan sebagai alat komunikasi antaranggota masyarakat. Menurut Harimurti Kridaklaksana (1997) bahwa bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang arbitrer,digunakan para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama dan berkomunikasi untuk mengidentifikasi diri dihadapan orang lain.

Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Menurut Salisbury sistem merupakan sekelompok komponen atau bagian yang bekerja sama sebagai satu kesatuan fungsi.

Informasi
Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Abdul Kadir, McFadden dkk. Mereka mendefiniskan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga mampu meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut.

Peranan Bahasa Indonesia Dalam Sistem Informasi

Dilihat dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa peranan Bahasa Indonesia dalam sistem informasi adalah sebagai alat untuk berkomunikasi mengekspresikan diri kita menjadi satu kesatuan dalam bermasyarakat yang berguna untuk memudahkan kita mencari suatu informasi dalam perkembangan IPTEK dan serta dapat menjadi suatu pembelajaran yang baik dalam ilmu komputer khususnya adalah jurusan sistem informasi. Selain itu kita juga mampu untuk berkeja sama dengan baik dalam memecahkan suatu masalah nantinya.

Fungsi Bahasa Indonesia

Fungsi bahasa indonesia menurut saya adalah sebalai suatu alat pemersatu bangsa untuk berkomunikasi dengan sesama masyarakat indonesia yang kita tahu bahwa indonesia adalah negara yang agrasis yang dimana mempunyai beribu-ribu pulau, suku, budaya, ras, agama, dan lain lain yang berbeda-beda. maka dari itu Bahasa Indonesia menjadi sangatlah penting untuk menyatukan dari perbedaan tersebut menjadi suatu kesatuan yang baik supaya nantinya negara kita tidak gampang untuk terpecah belah. makannya pada saat kita sekolah dulu kita sering belajar bahasa indonesia yang dimana pelajaran tersebut menjadi mata pelajaran pokok buat para murid sekolah dulu.

Perkembangan Bahasa Indonesia dan IPTEK

Perkembangan Bahasa Indonesia dalam ilmu pengetahuan dan teknologi menurut saya sekarang ini sudah amat pesat sekali. dimana bahasa indonesaia sebagai bahasa pemersatu bahasa dapat digunakan sebagai alat untuk menyampaikan suatu informasi yang berkaitaan dengan perkembangan teknologi yang sudah amat berkembang sekali di negara-negara barat yang dimana kita juga harus update terus tentang perkembangan teknologi tersebut supaya negara kita tidak ketinggalan jauh dengan negara-negara barat ataupun dengan negara tetangga kita
 yang sudah bisa setidaknya tidak ketinggalan jauh dengara barat. Maka dari itu Bahasa Indonesia sangatlah penting untuk dipelajari supaya kita bisa tahu apa saja informasi yang masuk kedalam negara kita ini yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.


Sumber Referensi :